Bollard Baja vs. Beton: Mana yang Paling Tahan Lama?

Bollard adalah bagian penting dari infrastruktur pelabuhan
dan dermaga. Sebagai kontraktor, kita sering dihadapkan pada pilihan antara
bollard baja dan bollard beton. Mana yang lebih tahan lama? Mana yang lebih
hemat biaya dalam jangka panjang? Artikel ini akan membahas keunggulan dan
kelemahan masing-masing, serta memberikan panduan praktis berdasarkan
pengalaman di lapangan.

Mengapa Memilih Material yang Tepat Itu Penting?

Dalam proyek pembangunan dermaga, bollard harus mampu
menahan gaya tarik kapal dan kondisi lingkungan yang ekstrem. Salah memilih
material bisa berakibat pada perawatan mahal atau bahkan kegagalan struktural.
Saya pernah melihat sebuah proyek di mana bollard beton mulai retak hanya dalam
lima tahun karena salah perencanaan. Pengalaman ini mengajarkan betapa
pentingnya memahami kondisi lingkungan sebelum memilih material.

Perbandingan Bollard Baja dan Bollard Beton

Mari kita lihat bagaimana kedua material ini berbeda dalam
berbagai aspek penting.

Faktor

Bollard Baja

Bollard Beton

Kekuatan Tarik

Sangat kuat dan
fleksibel terhadap benturan

Stabil tetapi rentan
terhadap tekanan berulang

Ketahanan Cuaca

Bisa berkarat jika tidak
dilapisi anti-korosi

Tahan terhadap air laut, tetapi
bisa retak akibat ekspansi dan kontraksi

Biaya Awal

Lebih mahal dalam
produksi

Lebih murah dalam
produksi

Instalasi

Lebih ringan, lebih mudah
dipasang

Butuh pondasi lebih dalam, lebih
berat

Perawatan

Butuh pengecatan atau
lapisan anti-korosi berkala

Minim perawatan,
tetapi sulit diperbaiki jika rusak

Umur Pakai

25-30 tahun dengan perawatan
rutin

Bisa lebih dari 30 tahun jika
tidak mengalami retakan besar

Ketahanan dalam Berbagai Kondisi

1. Ketahanan terhadap Beban Tarik dan Benturan

Bollard baja memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi
dibandingkan dengan beton. Ini penting terutama di dermaga dengan kapal besar
dan arus lalu lintas tinggi. Bollard baja bisa sedikit melentur saat menerima
gaya tarik, yang membantu mengurangi risiko patah atau rusak. Sebaliknya,
bollard beton lebih kaku dan bisa mengalami retakan jika gaya tarik terlalu
besar.

Saya ingat proyek di mana kami memasang bollard baja di
dermaga kargo berat. Kapal sering melakukan manuver mendadak, dan bollard baja
mampu menahan tekanan tanpa kerusakan. Sebaliknya, di pelabuhan lain yang
menggunakan bollard beton, kami harus menggantinya dalam waktu kurang dari 10
tahun karena retak akibat tekanan yang terus-menerus.

2. Ketahanan terhadap Korosi dan Cuaca

Bollard baja memiliki satu kelemahan utama: rentan terhadap
korosi. Jika tidak dilapisi dengan baik, air laut dan udara asin dapat
mempercepat karat. Namun, dengan perawatan yang tepat seperti galvanisasi atau
cat anti-korosi, daya tahannya bisa lebih lama.

Bollard beton lebih tahan terhadap korosi, tetapi bukan
berarti bebas masalah. Air laut dapat meresap ke dalam pori-pori beton dan
menyebabkan reaksi kimia yang bisa melemahkan strukturnya. Untuk mengatasi ini,
banyak kontraktor menggunakan aditif khusus atau sealant untuk memperpanjang
umur bollard beton.

3. Daya Tahan di Lingkungan Ekstrem

Jika proyek berada di daerah dengan perubahan suhu ekstrem
atau sering terkena gelombang tinggi, bollard beton bisa mengalami ekspansi dan
kontraksi yang akhirnya menyebabkan retakan. Bollard baja, di sisi lain, lebih
fleksibel dan bisa bertahan lebih baik dalam kondisi ini.

Di proyek dermaga di daerah bersalju, saya melihat bagaimana
bollard beton bisa rusak lebih cepat akibat siklus beku-cair yang menyebabkan
retakan kecil berkembang menjadi kerusakan besar. Sementara itu, bollard baja
dengan pelapis tahan karat bertahan jauh lebih lama.

Faktor Biaya dan Efisiensi dalam Jangka Panjang

1. Biaya Produksi dan Instalasi

  • Bollard
    Baja:
    Lebih mahal dalam produksi, tetapi lebih ringan dan mudah
    dipasang.
  • Bollard
    Beton:
    Lebih murah dalam produksi tetapi lebih berat, sehingga
    membutuhkan peralatan khusus dalam pemasangan.

2. Biaya Perawatan dan Perbaikan

  • Bollard
    Baja:
    Memerlukan pengecatan ulang atau perlindungan tambahan setiap
    beberapa tahun.
  • Bollard
    Beton:
    Jika terjadi retakan besar, sulit diperbaiki dan sering kali
    harus diganti seluruhnya.

3. Total Cost of Ownership (TCO)

Jika kita hanya melihat biaya awal, bollard beton tampak
lebih ekonomis. Namun, jika memperhitungkan biaya perawatan dan penggantian
dalam jangka panjang, bollard baja bisa menjadi investasi yang lebih baik,
terutama untuk dermaga dengan lalu lintas kapal tinggi.

Aplikasi di Berbagai Pelabuhan

  1. Pelabuhan
    Kargo Berat
    : Bollard baja lebih disukai karena sering menerima gaya
    tarik tinggi dan benturan berulang.
  2. Dermaga
    Perikanan atau Marina
    : Bollard beton sering digunakan karena beban
    lebih ringan dan frekuensi penggunaan lebih rendah.
  3. Pelabuhan
    dengan Gelombang Tinggi
    : Kombinasi bollard baja dan beton bisa menjadi
    solusi terbaik untuk daya tahan dan stabilitas.

Kesimpulan dan Rekomendasi untuk Kontraktor

  • Pilih
    bollard baja jika:
    Dermaga digunakan untuk kapal besar, memiliki lalu
    lintas tinggi, dan bisa dilakukan perawatan rutin.
  • Pilih
    bollard beton jika:
    Ingin biaya awal yang lebih rendah dan lingkungan
    tidak menimbulkan tekanan ekstrem pada bollard.
  • Kombinasi
    keduanya bisa jadi solusi terbaik:
    Menggunakan bollard baja di area
    utama dengan tekanan tinggi dan bollard beton di area dengan beban lebih
    ringan.

Dalam pengalaman saya, tidak ada jawaban yang benar-benar
mutlak. Yang paling penting adalah memahami kondisi lingkungan dan kebutuhan
operasional sebelum memilih bollard yang tepat. Dengan perencanaan yang matang,
kita bisa memastikan investasi dalam bollard yang bertahan lama dan menghemat
biaya dalam jangka panjang.

Sebagai kontraktor, kita tahu bahwa setiap proyek memiliki
tantangannya sendiri. Jadi, apakah Anda lebih memilih bollard baja atau beton?
Bagikan pengalaman Anda di lapangan!

Gambar Spesifikasi Bollard Pelabuhan Tipe Curve


Gambar Spesifikasi Bollard Pelabuhan Tipe Tee



Kualitas Terjamin Harga Bersaing, Bergaransi, Open Factory Visit.

Kami Mahameru Putra Mandiri Perkasa (MPM Perkasa) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri karet konstruksi serta aksesoris pelabuhan. Kami memproduksi segala jenis produk karet yang beragam dengan kualitas material serta harga yang kompetitif.

Selain dari Rubber Fender Pelabuhan V, Mahameru Putra Mandiri Perkasa juga tersedia rubber fenderrubber fender vrubber fender drubber fender mrubber fender cellrubber fender conerubber fender cylinderrubber fender squarebantalan jembatan / elastomeric bearing padrubber sheetkaret bumper, pelindung loading dockasphaltic plug binderdeck drain cast iron jembatanfrontal frame fenderbollard dermaga, bitt bollard dermagacurve bollard dermagatee bollard dermagaexpantion joint(karet dilatasi) hingga anchor bolt galvanis.

Kami  Mahameru Putra Mandiri Perkasa merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri karet konstruksi serta aksesoris pelabuhan. Kami memproduksi segala jenis produk karet yang beragam dengan kualitas material serta harga yang kompetitif.

Mahameru Putra Mandiri Perkasa selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.

Account atas nama Rekening Perusahaan (bukan atas nama pribadi). Sehingga menjamin setiap transaksi dengan konsumen.kami melayani pengiriman seluruh indonesia

Account Rekening atas nama Perusahaan (bukan atas nama pribadi). Sehingga menjamin keamanan setiap transaksi dengan konsumen.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *